Online Freelance Peluang dan Resiko

May 15th, 2008 § 1

Teknologi boleh bertambah, kebudayaan terus berkembang, komputer, internet, email, website, etc dsb. Tapi bagaimanapun dibelakang itu ada manusia yg menjadi kompor, mesin, sekaligus bahan bakarnya.

Kalo kita lihat banyak sekali pekerjaan yg mesti diselesaikan, dan banyak pula yg orang bersedia menyewa/membayar tenaga ahli (atau setidaknya kompeten) untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Di lokal atau dalam negeri pun kolom iklan lowongan pekerjaan selalu tersedia.

Artinya, dengan semakin terjangkaunya internet kita bisa merambah area yang lebih luas. Lebih banyak pekerjaan yang bisa kita kerjakan, lebih banyak kesempatan untuk bertemu dengan orang yang membutuhkan kemampuan/skill kita.

Online Freelancing, bisa berkisar dari pekerjaan yang hanya butuh ketekunan dan tenaga seperti : ngetik ( content development, copywriting, email creation, data input, etc), atau browsing ( riset dan pengumpulan data lewat internet ), atau pekerjaan yg butuh otak saja ( copywriting, concepting, managing ).

Tidak selalu pekerjaan itu berhubungan dengnan internet, dan bahkan banyak juga online freelance job yang bahkan tidak langsung berhubungan dengan pekerjaan yang menggunakan komputer. Namun, memang paling banyak adalah yang berkaitan dengan komputer dan internet, karena memang pekerjaan2 macam ini yang paling gampang di lihat dan diverifikasi hasilnya.

Yet, pada dasarnya asalkan kita bisa berbahasa Inggris ( bahasa yg paling banyak dipakai ), dan mempunya skill yang bisa kita tawarkan maka kita mempunya peluang untuk bekerja secara online. Termasuk manajerial, sekretaris, administrasi, dan pekerjaan2 operasional harian adalah hal yg biasa di outsource-kan.

Resiko dari online freelance ini hampir tidak ada, selain dari kenyataan pahit adalah tidak dibayar. Dengan syarat anda memang melakukannya secara legit, sesuai aturan yang berlaku, dan jujur ( honesty is always the best policy ). Dan tentu anda juga harus mengerjakan pekerjaan yang jujur, kalau ada orang yang menghire untuk membuat mass-spam, atau virus, atau membobol server orang lain tentu anda tidak boleh protes kalo suatu kali anda diketuk oleh bapak2 berseragam.

Jangan lupa, HAKI, hak dan kekayaan intelektual, amat sangat harus diperhatikan. Kasus paling sering adalah pemakaian karya orang yg tidak diperbolehkan, dan atau tanpa seijin yang empunya. Dus, terjadi pelanggaran hak cipta. Yang kayak gini bisa bikin anda kena kasus perdata, dituntut, etc dsb.

Jadi pada dasarnya asal anda melakukan sesuai aturan yang berlaku, taat lisensi, taat copyright, dan tidak mengerjakan hal-hal yang melanggar hukum maka anda aman. Dan tentang kepastian dapat bayaran, biasanya pemula di online freelancing lebih baik memulai lewat Freelance Market.

Di tiap online freelance market terdapat sistem yang diperuntukkan melindungi kedua belah pihak, memastikan Buyer (yg mau mencari Freelancer) bahwa pekerjaan selesai dengan baik, dan Freelancer mendapatkan uang hasil kerja kerasnya. Karena sebagaimana resiko freelance yang tidak dibayar, buyer juga seringkali harus membayar uang pangkal di depan yang ternyata setelah di DP freelancernya lari ga mau nyelesaiin pekerjaannya.

,,,,,,,

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with design at Indonesian Web (User) Interface Designer.