Persiapan untuk bekerja freelance online
by yahya. Average Reading Time: about 3 minutes.
Setelah blabbering beberapa kalimat yang mungkin membosankan, kita akan mendiskusikan apa yg harus dipersiapkan jika ingin bekerja sebagai online freelancer.
Berikut ini bukan sesuatu yg pasti, ini sekedar dari apa yg pengalamanku saja. Jadi bukan peraturan, dan bukan satu-satunya specs yg mungkin ada.
Nah, yang harus dipersiapkan adalah :
- Koneksi Internet
- Satu set komputer
- Software pendukung
- Online resume dan portfolio
- Waktu dan tenaga
- Bahasa Inggris
- Last but not least, definitely, Skill
Yap kira-kira hal-hal itulah yang harus kita persiapkan jika ingin bekerja sebagai online freelancer. Berikut akan aku bahas satu persatu :
Koneksi Internet
Meski sebaiknya anda mempunyai koneksi internet sendiri dirumah, namun dalam skala minimal anda juga dapat menggunakan koneksi internet dari warnet. Jika anda akan menggunakan Freelance Market kebanyakan, maka biasanya biaya dihitung per project. Jadi anda hanya membutuhkan koneksi internet,untuk :
- Mengakses Freelance Market (misal : untuk melihat-lihat proyek yang ada).
- Interview, atau berdiskusi tentang proyek dengan client. ( terkadang dengan messeger, atau bisa juga menggunakan email)
- Mengupload hasil pekerjaan, dan melakukan progress report.
- Mengurus pembayaran.
Jadi, pekerjaannya sendiri bisa anda lakukan dirumah lewat komputer anda dan baru ke warnet kalo memang dibutuhkan. Namun metode ini sangat tidak dianjurkan, dikarenakan pada komputer yang dipakai oleh orang banyak rawan terjadi kecolongan : penyebaran virus, pencurian password, dsb.
Komputer Set
Komputer ini boleh Desktop PC, Apple Macintosh, atau apapun, selama bisa mengakomodasi pekerjaan anda. Teman saya ada yang berhasil menjadi Online Freelancer dengan spek sbb : PC P4 2G, Ram 512, dan monitor 14″. Bahkan banyak saya lihat para web designer yang masih memakai Win98, dan Photoshop 7. Asalkan anda bisa melakukan pekerjaan dengan baik maka hal itu sudah cukup.
Software Pendukung
Tentu komputer tidak akan dapat bekerja kecuali anda mempunyai software-software yang dibutuhkan. Ingat, masukkan biaya untuk membeli software legal sebagai element dalam menghitung biaya proyek. Jadi, setelah berhasil mendapatkan beberapa proyek, misal 10-20 proyek, komputer anda berisi software-software pendukung yang legal. Ini seringkali dilupakan. Tidak perlu saya jelaskan pentingnya memakai software legal, it goes without saying.
Online Resume dan Portfolio
Portfolio dan Resume sangat penting dalam freelancing. Dari 2 dokumen inilah para future client anda dapat mengukur dan akhirnya mantap untuk meng-hire anda. Karena kita bekerja secara online, maka sangat penting 2 hal ini dapat diakses secara online.
Biasanya, pada freelance market terdapat halaman untuk anda dapat memposting resume dan online portfoliio. Dan juga anda dapat menggunakan website-website gratis untuk membuat resume dan portfolio. Mungkin akan aku jelaskan hal ini di artikel yang lain.
Waktu dan tenaga
Tentu, kita harus dapat membagi waktu dan tenaga, serta mengalokasikan sebagian dari waktu dan tenaga kita untuk freelancing. Disiplin dan tekun… klise tapi bagaimanapun semua yang ada termasuk kesuksesan dibangun dari rutinitas dan disiplin. Juga, online freelancing bukan skema cara cepat dapet uang dalam semalam. Mungkin akan membutuhkan berminggu-minggu sampai berbulan-bulan untuk mendapatkan project yang kita inginkan. Walaupun saya juga seringkali melihat orang yang berhasil mendapatkan proyek pada hari pertama dia memulai freelancing online. So, sangat tergantung kepada kapasitas, kemampuan, usaha … serta mungkin ‘luck’ kita masing-masing.
Bahasa Inggris
Tentu saja, bahasa inggris adalah yg paling banyak digunakan, bahkan dikomputer yang kita pakai bukan? Anda akan bertemu dengan klien-klien yang terbiasa berbahasa inggris. Saat interview juga pake bahasa inggris lewat email, private messenger (ym, skype, icq, gtalk) , dan bahkan ngobrol ( artinya harus dapat berbahasa inggris tidak hanya tertulis tapi juga lewat dialog, lewat skype atau icq misalnya).
Skill
Tentu saja, this is what its all about. Anda tentu harus punya skill yang bisa ditawarkan. Apakah itu membuat artikel, blogging, moderating forum, membuat web, menginput artikel, melakukan riset secara online, dsb.
Kalau anda belum yakin apakah skill anda bisa dijual apa tidak, silakan googling dahulu. Lihat bagaimana skill anda diimplementasikan dalam dunia professional. Selama skill itu dapat menguntungkan perusahaan atau bisnis, aku kira ada peluang bahwa skill itu bisa dijual. Semua skill.

tips yang menarik..seneng nya jadi freelancer, bisa bebas waktu dalam mengerjakan tugas..
@@cempluk
namanya juga freelancer mas pekerja bebas… cuman ga semua freelancing job punya pilihan untuk dikerjakan bebas waktu. Kadang-kadang ketemu klien juga yang ‘mengharuskan’ kita untuk bekerja pada waktu tertentu ( tapi kalo online jelas tempat nya bebas.. asal ada internet jalan lah ), ini paling sering kalo bekerja sebagai outsourced team member (dan bukan kerjaan proyek yg borongan).
Mengundang para project owner dan freelancer untuk bergabung di froolancer.com.
Indonesian Freelancer Portal
Jadi pengen terlibat dalam dunia freelance
thanks for artikelnya.