Identitas, kira-kira seperti itulah. Kalau di dunia nyata kita mempunyai KTP atau kartu identitas lainnya, sebagai freelancer (terutama Online Freelancer), kita juga harus mempunyai Identitas Online.

Email saja tentu tidak cukup. Email akan berfungsi sebagai media komunikasi anda dengan klien. Yang lebih jelas lagi, (calon) klien perlu mempunyai referensi dan info tentang anda. Yang pada akhirnya dapat membuat mereka yakin/mantap untuk menggunakan jasa anda sebagai Freelancer. Untuk itu setiap Online Freelancer harus mempunyai apa yang disebut Online Presence ( ‘keberadaan/kehadiran’ online ).

Online Presence

Ini dapat berbentuk apa saja, mulai sekedar profil anda di Friendster, atau Facebook (atau multiply atau myspace, etc ), sampai ke sebuah web personal. Namun, tentu profil Friendster atau Facebook tidak terlalu convincing untuk dipakai sebagai profil dalam bidang profesional. Jadi anda akan membutuhkan presence yang lebih menjual, lebih professional, dan lebih meyakinkan. Anda dapat mencari layanan gratis yang memungkinkan anda untuk memajang profil anda secara online, atau-pun kalau anda cukup serius dan dapat menyisihkan budget untuk hal ini anda dapat membangun web personal yang berisi profile anda sebagai profesional online freelancer.

Sebenarnya anda dapat dan boleh mengisi profil anda dengan apa saja, asal tidak melanggar kode etik dan hukum. Namun, dalam dunia profesional berikut adalah yang diharapkan ada pada online presence anda : resume dan atau portfolio.

Resume

Gampangnya, Resume adalah daftar singkat riwayat anda sebagai profesional. Resume yang baik akan berisi tentang :

  1. Profil pribadi : nama lengkap dan kontak ( menuruku anda tidak perlu mengisi tempat tanggal lahir, warna kesukaan, dsb .. tapi kalo mau diisi ya gapapa sih.. cuman ga tau bakal di perhatikan apa gak.)
  2. Riwayat singkat tentang pendidikan ( formal maupun informal ). Sebaiknya dibatasi hanya cantumkan pendidikan yang berkaitan dengan pekerjaan anda. Jadi SD, SMP, SMA tidak perlu ditulis. Kecuali jika anda adalah ahli madya (diploma) dan atau berasal dari Sekolah Kejuruan .. ini dapat dicantumkan. Juga tentang pendidikan informal, anda bisa saja menuliskan semua seminar yang anda ikuti tapi menurutku sebaiknya yang singkat saja, cantumkan yang anda anggap penting dan ‘menjual’ saja. Tidak perlu semuanya, ditakutkan malah akan membuat bingung dan menjadi membosankan.
  3. Pengalaman Kerja. Sebenarnya ini yang paling penting. Anda pernah bekerja dengan siapa dan apa peran anda. Serta jangan ragu mencantumkan prestasi-prestasi yang anda capai dalam pekerjaan berikut. Juga kalau ada komentar/testimoni dari manajer team sangat membantu (apalagi kalo manajer team anda yang dulu itu mau untuk memberikan rekomendasi/referensi)

Salah satu website yg menyediakan layanan resume adalah LinkedIn. Setelah mendaftar anda akan mempunyai sebuah profile dan resume yang dapat diakses secara online. Kemudian dengan profile anda tsb anda bisa membuat network orang-orang yang pernah bekerja dengan anda. Mendapatkan referensi, rekomendasi, dan endorsement. Jadi kalau ada pengguna LinkedIn yang sedang mencari professional dan melakukan search-ing lewat linkedin, dia akan dapat melihat resume anda, dan kalau resume anda cukup bagus, sangat mungkin anda akan dikontak ditawari pekerjaan.

Resume VS Curriculum Vitae

Resume berbeda dengan CV (Curriculum Vitae), sejauh yg saya tahu CV digunakan kalau anda mau apply atau mendaftar ke pendidikan yang lebih lanjut. CV akan berisi dan menekankan riwayat hidup akademik. Pada CV anda dapat mengisikan secara lengkap riwayat pendidikan anda dan segala aktifitas atau prestasi yang berurusan dengan pendidikan anda, dsb.

Sedangkan resume lebih berfungsi untuk ‘menjual’ anda sebagai seorang profesional. So, anda harus berfikir kira-kira apa yang ingin diketahui oleh calon customer/klien anda sehingga dia mantap untuk mempekerjakan anda.

Portfolio

Beda resume, beda CV, beda pula portfolio. Dan portfolio yang kita bicarakan disini BUKAN istilah portofolio yang dipakai di dunia saham.

Portfolio yang saya maksudkan adalah lembar atau halaman web yang berisi hasil pekerjaan yang terbaik yang pernah anda kerjakan. Dalam kasus web design, anda dapat menampilkan karya-karya terbaik anda dalam mendesain web. Hasil kerjaan yang mendapatkan komentar bagus dan acungan jempol dari manajer tim atau klien anda.

Jadi sebaiknya dibatasi jumlahnya, calon klien anda tidak akan punya banyak waktu untuk melihat semua hasil kerja anda yg telah lalu. Hanya pilih best of the best, dari karya-karya anda. Sertakan komentar dari klien atau tim leader waktu itu, yang kira-kira bisa mendongkrak kepercayaan klien anda akan kemampuan yang anda miliki.

Jika anda tidak punya web personal, anda dapat menggunakan beberapa web yang menyediakan online portfolio secara gratis. Antara lain :

  1. CarbonMade (khusus dipakai oleh desainer dan artist ( web, graphic, illustrator)). Contoh jadi dari portfolio yang di host di carbon made adalah portfolioku WEB 317th | Web (User) Interface Wercx :)
  2. Issuu . Ini web baru saya belum sempat mencobanya, silakan dicoba sendiri ;)

Ada banyak lagi yang lain silakan dicoba search di google.

Profile di Freelance Market

Biasanya saat anda mendaftarkan diri ke freelance market, terdapat fasilitas dimana anda dapat mengisikan profil, resume, dan portfolio anda. Namun ini biasanya cukup terbatas. Tentang ini akan aku bahas nanti saat ngobrolin tentang freelance market.

Membuat Website Personal

Keuntungan membuat website personal adalah anda dapat mengontrol sendiri apa yang akan anda tampilkan, juga tidak ada batasan berapa karya yang dapat anda tampilkan. Juga website tersebut dapat menjadi salah satu karakter dan ciri khas anda, membuat brand image yang dapat selalu diingat oleh calon klien anda. Juga paling berkesan sebagai profesional. Dengan mempunyai web sendiri (apalagi kalo anda freelance dalam bidang web atau web design) calon klien akan mempunyai kesan bahwa anda serius dan profesional dalam bidang kerja anda.

Tentu saja hal tersebut harus dibayar dengan : harga hosting dan domain, juga waktu dan tenaga yg harus anda sisihkan untuk membuat dan maintenance web tsb.

Server lokal VS Server luar negeri

Ada banyak perbedaan dari sever lokal dan server luar negeri, namun yang penting adalah sbb :

  • Kecepatan Akses Klien. Kebanyakan server lokal lambat jika diakses dari luar negeri. Aku dulu pernah disindir sama klien bahwa webku sangat lambat sekali :P (padahal dijadiin dev server… -_-! ) . Kalo target klien anda kebanyakan dari luar negeri sebaiknya anda menggunakan server luar negeri.
  • Kecepatan Akses. Akses dari komputer anda sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda antara server luar dg server lokal, tapi memang sih sering kejadian salah satu ISP yg paling banyak digunakan di Indonesia seringkali dudut kalo ngakses server luar.
  • Harga. Server lokal lebih mahal. Silakan dibandingkan, bandingkan harga dg fitur (kapasitas HDD, bandwith, etc) antara server lokal dg server luar anda akan mendapati bahwa server lokal (yg termurah sekalipun) kalah murah dg server luar negeri. Yang saya maksudkan disini bukan anda menggunakan perusahaan lokal yang mempunyai lokasi server diluar, namun anda langsung register ke perusahaan hosting di luar negeri.
  • Jika terdapat regional disaster, kayak waktu gempa di laut cina selatan kemaren, koneksi ke server luar praktis terputus, dan baru sambung lagi selang bbrp hari/minggu. Jadi jika klien anda kebanyakan dari lokal sebaiknya anda pake server lokal.
  • Support. kalau ada apa-apa anda dengan mudah bisa menelpon ke penyedia server lokal, namun kalo server luar mahal banget deh kalo harus telp. Kalo server luar kita biasanya pake email, atau ada semacan ticketing system, atau malah kadang ada Live Online Support (macem chatting gitu). Makanya kalo mau pake server luar response support ini menjadi salah satu element yg krusial.

Untuk dapat register ke server luar anda minimal harus punya Kartu Kredit atau akun Paypal. Atau kalo mau sedikit repot anda juga bisa transfer atau kirim cek namun saya tidak tau biaya tambahan dari model transaksi tsb brp.

So, mau server lokal atau luar sebaiknya ditimbang-timbang terlebih dahulu dengan baik :)

,,,,,,